
Salah satu pertanyaan paling sering sebelum memesan atap: "perlu berapa keping?" Hitungannya sebenarnya sederhana, dan dengan mengikuti langkah berikut Anda bisa memperkirakannya sendiri dalam beberapa menit.
1. Ukur bidang atapnya
Siapkan dua angka: panjang sisi miring (dari tepi ke bubungan) dan lebar bidang (mengikuti arah bubungan ke tepi). Untuk atap dua sisi (pelana), satu sisi dihitung dulu, lalu dikalikan dua.
2. Kenali lebar keping yang dipakai
Keping atap tersedia dalam beberapa lebar; dua ukuran yang umum adalah 765 mm dan 1050 mm. Lebar inilah yang menjadi pembagi saat menghitung — pastikan Anda memakai ukuran keping yang benar-benar akan dipesan.
3. Hitung jumlah keping
Rumusnya: lebar bidang (mm) ÷ lebar keping (mm), lalu dibulatkan ke atas (tidak boleh kurang), dan dikalikan jumlah sisi.
Contoh: bidang 10 meter (10.000 mm) dibagi 765 mm = 13,07 → dibulatkan menjadi 14 keping per sisi. Untuk atap dua sisi: 14 × 2 = 28 keping.
4. Jangan lupa hal-hal berikut
- Overstek dan sisa potong — kebutuhan nyata biasanya sedikit lebih banyak dari hitungan dasar.
- Keping cadangan — umumnya disarankan menyiapkan tambahan untuk perbaikan di kemudian hari.
- Panjang keping — mengikuti panjang sisi atap Anda; perhatikan juga rencana pengiriman ke lokasi.
Hitung otomatis dengan kalkulator atap
Kami menyediakan kalkulator atap gratis: masukkan panjang dan lebar bidang, pilih bentuk atap serta lebar keping (765 mm atau 1050 mm), dan jumlah keping langsung dihitung. Hasilnya bisa dikirim ke WhatsApp untuk dicek bersama.
Jika rencananya lebih luas dari atap biasa — misalnya kanopi carport atau teras — lihat juga layanan kanopi dan rangka atap.
Punya rencana pekerjaan serupa?
Ingin kebutuhan Anda dicek ulang? Kirim ukuran bidang dan lebar keping yang dipakai melalui WhatsApp.