Railing tangga besi pada bangunan

Pada rumah dengan lahan sempit, tangga sering menjadi bagian yang paling sulit diatur. Ruang yang terbatas menuntut bentuk tangga yang tidak biasa, misalnya tangga yang lebih tegak atau berbelok di tengah. Tangga besi sering dipilih karena bentuknya bisa menyesuaikan ruang yang ada.

Artikel ini membahas pilihan bentuk tangga besi minimalis, ukuran yang perlu dipikirkan, dan hal penting soal railing.

Bentuk tangga yang umum

  • Tangga lurus — paling sederhana dan mudah dilalui. Butuh ruang datar yang cukup panjang.
  • Tangga berbentuk L — berbelok sekali, cocok bila ruang tidak memungkinkan tangga lurus.
  • Tangga berbentuk U — berbelok dua kali dan balik arah. Menghemat ruang, tetapi memerlukan bordes di tengah.
  • Tangga putar — memakan ruang paling kecil, tetapi pijakan lebih sempit sehingga kurang nyaman untuk dibawa barang.
  • Tangga dengan bordes — diberi area datar di tengah untuk beristirahat, berguna bila tangga cukup tinggi.

Pilihan bentuk bergantung pada bentuk ruang yang tersedia, bukan sekadar selera. Ruang yang memanjang memungkinkan tangga lurus, sedangkan ruang yang mendekati bujur sangkar lebih cocok untuk tangga berbelok atau putar.

Ukuran yang perlu dipikirkan

Tiga ukuran yang paling menentukan kenyamanan adalah tinggi total lantai, lebar pijakan, dan tinggi tiap anak tangga. Ketiganya saling terkait: bila pijakan dipendekkan, jumlah anak tangga bertambah dan tangga menjadi lebih panjang.

Pada rumah sempit, kompromi sering diambil pada lebar tangga, bukan pada tinggi anak tangga. Tangga yang terlalu tegak memang menghemat ruang, tetapi melelahkan dan kurang aman, terutama bila membawa barang. Karena itu ukuran sebaiknya dibahas bersama sebelum rangka dipotong.

Perlu diperhatikan pula ruang bebas di atas anak tangga. Pada area yang sempit, bagian atas tangga kadang berdekatan dengan plafon atau balok, sehingga perlu penyesuaian agar kepala tidak terbentur.

Rangka dan pijakan

Rangka tangga besi biasanya memakai besi hollow, besi kotak, atau pipa. Pijakan dapat menggunakan plat bordes, plat berlubang, atau dikombinasikan dengan bahan lain sesuai selera. Plat bordes memberi cengkeraman lebih baik dibanding pijakan halus, terutama di area yang sering lembap.

Finishing mengikuti kebutuhan ruang dalam rumah. Warna yang senada dengan interior membuat tangga tampak menyatu, sedangkan warna kontras menjadikannya bagian yang menonjol.

Railing yang aman

Railing bukan pelengkap, melainkan bagian keamanan. Tingginya perlu memadai, dan jarak antar batang jangan sampai terlalu lebar sehingga anak kecil bisa melewatinya. Untuk rumah dengan anak-anak, bentuk railing yang lebih rapat biasanya lebih tenang dipakai.

Pembahasan lebih lengkap soal railing ada di panduan railing tangga dan balkon. Lingkup pekerjaan elemen besi pendukung ada di halaman layanan.

Langkah berikutnya

Ukur tinggi lantai dan lebar ruang yang tersedia, lalu catat ke arah mana tangga sebaiknya menghadap. Data ini mempermudah penentuan bentuk. Diskusi dapat dimulai melalui halaman kontak, dan contoh pekerjaan dapat dilihat di Portofolio.

Punya rencana pekerjaan serupa?

Sebutkan tinggi lantai dan lebar ruang yang tersedia; kita bahas bentuk tangga dan railing yang sesuai.