Folding gate besi hasil fabrikasi dengan bentuk lengkung

Ketika memesan pekerjaan besi, pelanggan sering mendengar beberapa istilah bahan, seperti besi hollow, besi beton, dan besi ulir. Memahami perbedaan dasarnya membantu Anda berbicara lebih lancar dengan bengkel dan memastikan bahan yang diinginkan tidak salah paham. Artikel ini menjelaskan ciri dan kegunaan masing-masing secara sederhana.

Besi hollow

Besi hollow berbentuk kotak atau persegi panjang berongga di bagian tengah. Permukaannya halus dan rapi, sehingga tampilan akhirnya bersih tanpa perlu banyak lapisan penutup. Karena bentuknya lurus dan ringan untuk ukurannya, besi hollow banyak dipakai untuk rangka kanopi, pagar, railing, dan rangka pintu.

Kelebihan besi hollow adalah kemudahan dibentuk menjadi berbagai rangka dan tampilannya yang rapi. Kekurangannya, bagian dalam yang berongga tidak terlihat, sehingga perawatan difokuskan pada permukaan luar dan sambungan las agar tidak berkarat.

Besi beton polos

Besi beton polos berbentuk batang bulat padat dengan permukaan licin. Nama "beton" mengacu pada kegunaan aslinya sebagai tulangan beton cor, tetapi di bengkel las besi ini juga sering dipakai untuk teralis jendela, pagar sederhana, dan rangka ringan.

Besi beton polos relatif lentur dan mudah dibengkokkan menjadi lengkungan atau motif. Karena padat, bobotnya lebih berat dibanding besi hollow berukuran setara. Untuk pekerjaan yang membutuhkan kekokohan batang, besi beton sering menjadi pilihan, meski tampilannya lebih sederhana.

Besi ulir

Besi ulir memiliki permukaan berulir atau bergerigi yang berfungsi memperkuat ikatan dengan beton cor. Di bengkel las, besi ulir kadang dipakai sebagai batang penguat atau balok yang membutuhkan daya cengkeram lebih, misalnya pada pekerjaan struktur yang ditanam dalam cor.

Permukaan berulir membuat besi ini lebih sulit dibersihkan dan dicat rapi dibanding besi polos. Karena itu, besi ulir umumnya dipakai pada bagian yang tidak terlihat, bukan pada bagian yang menjadi tampilan utama. Untuk bagian yang terlihat, besi hollow atau beton polos lebih sering dipilih.

Bagaimana memilih bahan

Ada beberapa patokan sederhana yang bisa dipakai. Untuk rangka kanopi, pagar, dan railing yang tampilannya penting, besi hollow biasanya lebih pas. Untuk teralis dan motif lengkung, besi beton polos sering lebih sesuai. Untuk bagian struktur yang tertanam atau tersembunyi, besi ulir dapat dipertimbangkan.

Selain jenis besi, perhatikan juga ketebalan dan ukuran yang dipakai. Bahan yang lebih besar lebih kuat tetapi menambah berat dan kebutuhan bahan. Bila rencana Anda mencakup atap, perkiraan kebutuhan keping atap bisa dihitung dengan kalkulator keping atap.

Langkah berikutnya

Sampaikan jenis pekerjaan, ukuran bidang, dan apakah bagian tersebut akan terlihat atau tersembunyi. Dari situ, bahan yang sesuai bisa dibahas bersama. Rincian pekerjaan ada di halaman layanan, contoh pekerjaan di Portofolio, dan diskusi dapat dimulai melalui halaman kontak.

Punya rencana pekerjaan serupa?

Belum yakin bahan mana yang cocok untuk rencana Anda? Sebutkan jenis pekerjaannya via WhatsApp untuk dibahas bersama.