Struktur tangga besi di dalam bangunan

Mezzanine adalah lantai tambahan di dalam ruangan yang tingginya cukup, tanpa harus membangun bangunan baru. Rangka besi sering dipilih karena pengerjaannya relatif cepat dan tidak memerlukan cor bertingkat. Di Pontianak, mezzanine rangka besi banyak dipakai untuk menambah ruang penyimpanan, ruang usaha, atau area kerja di dalam rumah dan ruko.

Manfaat dan kecocokan

Manfaat utama mezzanine adalah memanfaatkan ruang vertikal yang sebelumnya kosong. Ruangan berlangit-langit tinggi bisa dipecah menjadi dua tingkat fungsional. Bagian bawah tetap dipakai seperti biasa, sementara bagian atas menjadi tempat penyimpanan atau ruang tambahan. Dengan cara ini, luas lantai yang tersedia bertambah tanpa memperluas denah bangunan.

Mezzanine cocok bila ketinggian langit-langit mencukupi. Bila ruang terlalu pendek, mezzanine justru membuat kedua tingkat terasa sesak. Karena itu, pengukuran tinggi ruang menjadi hal pertama yang perlu dilakukan. Pastikan tinggi berdiri di bawah dan di atas mezzanine tetap nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

Perlu diingat, mezzanine bukan sekadar menambah lantai. Struktur rangka dan lantainya menambah beban pada bangunan. Karena itu, perencanaan yang mempertimbangkan beban dan titik tumpu sama pentingnya dengan pertimbangan tinggi ruang.

Pertimbangan tinggi dan penopang

Setelah tinggi ruang diukur, perhitungkan ketebalan rangka dan lantai mezzanine. Ketebalan ini mengurangi ruang bersih yang tersisa. Sisa tinggi itulah yang menentukan apakah mezzanine layak dibuat pada bangunan tersebut.

Penopang juga perlu dipikirkan. Mezzanine rangka besi biasanya ditopang tiang di beberapa titik atau disandarkan pada dinding yang kokoh. Titik tumpu harus mampu menerima beban. Bila ragu soal kekuatan struktur bangunan, sebaiknya dibahas lebih dulu sebelum pekerjaan dimulai.

Pilihan lantai dan railing

Lantai mezzanine bisa memakai papan kayu, multipleks, atau pelat. Pilihan ini memengaruhi bobot dan tampilan akhir. Lantai yang lebih ringan membantu mengurangi beban rangka, sementara lantai yang lebih tebal memberi kesan lebih kokoh.

Railing menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan, terutama bila mezzanine dipakai untuk aktivitas orang. Railing dengan tinggi yang memadai dan jarak batang yang rapat membantu mencegah orang terjatuh. Pembahasan model dan tinggi railing ada di panduan railing tangga dan balkon.

Akses tangga dan keamanan

Akses menuju mezzanine biasanya berupa tangga. Untuk ruang yang sempit, tangga yang lebih tegak atau tangga putar bisa dipertimbangkan agar tidak memakan banyak lantai dasar. Kenyamanan melangkah tetap menjadi patokan utama, termasuk tinggi anak tangga dan lebar pijakan.

Keselamatan perlu diperhatikan sejak tahap rencana: railing yang kokoh, permukaan lantai yang tidak licin, dan pencahayaan yang cukup. Bagian tepi mezzanine sebaiknya diberi pengaman penuh, bukan hanya pada sisi tertentu.

Langkah berikutnya

Siapkan tinggi ruang, luas yang ingin ditambah, dan perkiraan fungsinya. Bila ada foto ruangan dan ukuran dinding, itu sangat membantu. Rincian lingkup pekerjaan ada di halaman layanan, contoh pekerjaan dapat dilihat di Portofolio, dan diskusi dimulai melalui halaman kontak.

Punya rencana pekerjaan serupa?

Sebutkan tinggi ruang dan luas area yang ingin ditambah; kita bahas kemungkinan mezzanine untuk bangunan Anda.