
Rumah dengan lahan terbatas sering kesulitan menempatkan tangga lurus. Tangga biasa memerlukan ruang memanjang yang cukup, sementara ruang di dalam rumah dipakai untuk ruang tamu, dapur, atau kamar. Salah satu jalan keluar yang banyak ditanyakan adalah tangga besi putar atau tangga yang berbelok di tengah.
Kapan tangga putar masuk akal
Tangga putar memanfaatkan ruang vertikal lebih banyak daripada ruang horizontal. Karena itu, tangga ini sering dipilih di rumah yang luas lantainya sempit tetapi ketinggian lantai cukup. Untuk bangunan bertingkat yang hanya dipakai sebagai akses ke ruang kerja atau kamar di atas, tangga putar bisa menjadi pilihan yang hemat tempat.
Pada rumah yang dipakai semua anggota keluarga setiap hari, tangga putar perlu dipertimbangkan dengan lebih hati-hati. Keterbatasan ruang berpijak membuat tangga ini kurang nyaman untuk naik turun sambil membawa barang atau untuk anak kecil dan orang lanjut usia.
Kekurangan yang perlu diakui
Pertama, lebar anak tangga cenderung sempit di bagian dalam. Semakin ke tengah, pijakan semakin kecil, sehingga kaki sulit menginjak dengan mantap. Kedua, arah pandang saat naik berubah terus, yang bisa menimbulkan rasa kurang nyaman bagi sebagian orang.
Ketiga, membawa barang naik turun menjadi lebih sulit, terutama barang yang lebar. Tangga ini juga kurang cocok untuk dua orang yang naik turun bersamaan. Bila lantai atas dipakai sebagai kamar anak-anak, keamanan harus menjadi pertimbangan utama.
Alternatif yang sering lebih nyaman
Sebelum memutuskan tangga putar, pertimbangkan tangga samping atau tangga berbentuk huruf L. Tangga berbentuk L hanya berbelok sekali, sehingga lebar pijakan masih bisa dijaga. Untuk lahan yang memanjang di sisi rumah, tangga samping bisa menjadi akses yang lebih lapang.
Pilihan lain adalah mengurangi sudut kemiringan tangga agar lebih landai. Namun cara ini memerlukan ruang horizontal lebih besar. Karena itu, keputusan antara bentuk tangga dan sisa ruang harus dibahas sejak awal. Bahasan soal pijakan dan bentuk tangga lurus ada di tangga besi minimalis untuk rumah sempit.
Keamanan yang tidak boleh dikompromikan
Apa pun bentuknya, railing tangga harus ada di kedua sisi, terutama pada tangga putar yang dindingnya terbuka. Tinggi railing dan jarak antar batang perlu diatur agar anak tidak bisa menyelipkan kepala. Permukaan pijakan sebaiknya tidak licin, terutama bila tangga berada dekat area basah.
Perhatikan juga pencahayaan di area tangga. Tangga putar di sudut ruang cenderung gelap karena tertutup dinding. Menambahkan lampu di sisi atas dan bawah membantu pengguna melihat batas pijakan. Bila ada pintu di dekat ujung tangga, pastikan tidak membuka ke arah pengguna yang sedang turun.
Sambungan las pada rangka tangga perlu dirawat seperti bagian besi lainnya, terutama bila tangga berada di area terbuka. Bahasan perawatannya ada di merawat besi di cuaca Pontianak.
Data yang perlu disiapkan
Ukur tinggi dari lantai bawah ke permukaan lantai atas. Ukur pula ruang kosong yang benar-benar tersedia, termasuk batas dinding dan posisi pintu. Bila tangga akan dibawa melalui jalan samping, pastikan ukuran bentuk akhirnya masih bisa diangkat ke lokasi pemasangan.
Rincian pekerjaan ada di halaman layanan, contoh pekerjaan di Portofolio, dan diskusi dimulai lewat halaman kontak.
Punya rencana pekerjaan serupa?
Sebutkan tinggi lantai dan ruang kosong yang tersedia; kita bahas model tangga besi yang aman untuk lahan sempit.